Ragam Cilegon – Wali Kota Cilegon Helldy Agustian meminta adanya digitalisasi administrasi di lingkungan pendidikan. Hal itu dinilai penting untuk memudahkan pekerjaan para guru dalam menerapkan program Impelemntasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang dicanangkan pemerintah pusat.
Demikian disampaikan Helldy saat membuka Diklat Penguatan IKM dan Transisi Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) Menyenangkan, pada Pelatihan Digitalisasi Administrasi bagi Anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Cibeber, di SDN Kedaleman IV Kota Cilegon, Selasa (30 Juli 2024).
“Dengan digitalisasi, proses administrasi seperti pengisian laporan, penilaian, dan komunikasi antar guru serta orang tua dapat dilakukan lebih cepat dan akurat,” kata Helldy.
Menurut Helldy, digitalisasi di bidang pendidikan juga akan membantu para guru dalam mengelola tugas dan waktu mereka dengan lebih baik, sehingga dapat lebih fokus pada proses pembelajaran siswa.
“Dengan administrasi yang lebih efisien dan terintegrasi, para guru dapat lebih mudah menyesuaikan kurikulum dan metode pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa,” tambahnya.
Salah satu tantangan utama di bidang pendidikan saat ini, menurut Helldy adalah implementasi Kurikulum Merdeka secara efektif, serta memfasilitasi transisi yang lancar dan menyenangkan bagi anak-anak transisi dari PAUD ke SD. “Masa transisi ini penting karena merupakan waktu krusial untuk menanamkan fondasi yang kokoh dalam perkembangan anak-anak,” ucap Helldy.
Pada kesempatan itu Wali Kota juga menyoroti pentingnya memperkenalkan Kurikulum Merdeka yang dirancang untuk memberikan ruang lebih luas bagi kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran.
“Hal ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan. Begitupun dengan guru yang harus meningkatkan dirinya menjadi lebih baik, terlebih di era sekarang yang semua sudah serba digital, maka Diklat ini kami rasa penting dalam peningkatan kemampuan guru SD di Kota Cilegon,” tambahnya. ©