Cilegon, Ragam Cilegon – Sejak diluncurkan pada Agustus 2024 lalu, program “Jumat Jajan” yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kota Cilegon ini memberi dampak signifikan terhadap perekonomian Cilegon.
Berdasarkan data Dinkop UMK Kota Cilegon, total omzet pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terlibat dalam “Jumat Jajan” tembus diangka Rp242 juta lebih.
Kepala Dinkop UKM Kota Cilegon, Didin S. Maulana menyampaikan, omzet yang diperoleh dari bazar Jumat Jajan terus menunjukkan peningkatan setiap pekan.
“Alhamdulillah, omzet bazar terus meningkat setiap Jumat-nya. Kami berencana menambah kapasitas pelaku UMKM dan mencari lokasi yang lebih memadai pada 2025 mendatang,” ujar Didin.
Didin menegaskan bahwa program ini tidak hanya membantu pelaku UMKM memasarkan produknya, tetapi juga memberikan peluang kepada masyarakat untuk mengenal dan membeli produk lokal unggulan.
“UMKM yang terlibat terdiri dari berbagai sektor, seperti makanan, minuman, kerajinan, dan produk pertanian dari DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian). Ini menjadi ajang untuk mendekatkan produk lokal kepada masyarakat luas,” tuturnya.
Melihat keberhasilan program ini, Dinkop UKM Kota Cilegon berkomitmen untuk meningkatkan skala dan kualitas pelaksanaan “Jumat Jajan” di tahun depan. Rencana tersebut mencakup penambahan jumlah peserta bazar serta pemilihan lokasi yang lebih strategis agar semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati manfaat program ini.
“Jumat Jajan” merupakan bazar UMKM yang dilaksanakan setiap hari Jumat di selasar Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Cilegon. Program ini pertama kali digelar pada 23 Agustus 2024 dan terus digelar setiap minggunya.
Ahmad Solihan, salah seorang pedagang bakso mengaku senang bisa dilibatkan dalam program Jumat Jajan yang diinisiasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon.
“Alhamdulillah jualan bakso saya laris manis. Saya biasanya jual online saja di rumah. Paling kalau ada orderan orang hajatan saya datang ke lokasi. Tapi pas coba acara ini saya jadi kepingin ikut lagi,” kata Solihin. (*)