Ragam Cilegon – Para ibu-ibu di sekitar Posyandu Sedap Malam IV, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon terlihat antusias untuk menyertakan anak-anaknya dalam Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, Sabtu (27 Juli 2024). Bahkan anak-anak yang mengikuti imunisasi ini juga terlihat bahagia lantaran adanya pernak-pernak balita seperti balon.
Di Posyandu Sedap Malam VI Ciwaduk ini memang penyelenggara mendekorasi ruangan dengan hiasan balon di setiap sudutnya. Inisiatif ini merupakan bagian dari arahan Lurah Ciwaduk, Nurul Hadiyati, yang menginginkan suasana lebih ceria agar warga, terutama balita, antusias datang ke Posyandu untuk mengikuti PIN Polio.
“Alhamdulillah pelaksanaan PIN Polio serentak di Kelurahan Ciwaduk di 9 posyandu berjalan lancar. Sebelumnya saya sudah menghimbau para kader Posyandu untuk mensosialisasikan dan membuat suasana meriah guna mendukung program pemerintah dalam mencegah polio,” kata Nurul.
Nurul juga menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti PIN Polio di Posyandu Sedap Malam VI. “Alhamdulillah, warga sangat antusias untuk melakukan PIN Polio. Dengan target 76 balita, saya optimis target ini akan tercapai,” ujarnya.
Sementara itu, Kader KCM Mandiri Posyandu Sedap Malam VI, Heri Purwanti mengatakan upaya yang dilakukan untuk mensukseskan PIN Polio ini diantaranya dengan memberikan brosur, chat WhatsApp, dan kunjungan ke rumah-rumah agar balitanya diantarkan ke Posyandu untuk ikut imunisasi.
“Dengan adanya balon, balita diharapkan antusias mengikuti PIN Polio sehingga meminimalisir kami untuk melakukan sweeping ke rumah-rumah,” kata Heri Purwanti.
Dia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan PIN Polio sesuai target meskipun ada beberapa balita yang belum melakukan imunisasi karena sakit atau sudah melakukannya di sekolah.
Sedangkan Camat Cilegon, Maman Herman yang terlihat meninjau pelaksanaan imunisasi ditempat tersebut mengajak masyarakat, terutama yang memiliki anak berusia dibawah lima tahun (balita) untuk rajin datang ke Posyandu.
“Tadi kami keliling, ingin memastikan partisipasi warga untuk melakukan imunisasi Polio ini tinggi. Mudah-mudahan polio tidak ada di Kelurahan Ciwaduk dan Kota Cilegon. Penyakit polio ini berbahaya sekali, tidak bisa diobati, tapi bisa dicegah dengan cara diteteskan imuniasi polio,” kata Maman. ©