Ragam Cilegon – Diklat Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Transisi Pembelajaran PAUD ke SD kembali digelar, kali ini oleh PGRI Kecamatan Purwakarta di Aula Kecamatan Purwakarta, Rabu (31 Juli 2023).
Sebelumnya kegiatan serupa telah diadakan di tiga kecamatan diantaranya, Kecamatan Cilegon, Jombang, dan Cibeber. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, yang membuka acara secara langsung.
Helldy menegaskan, Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada guru dalam menyusun dan melaksanakan proses pembelajaran dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip pendidikan berkualitas.
“Kurikulum ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan potensi setiap siswa secara optimal, serta memberikan ruang yang lebih besar bagi kreativitas, inovasi, dan kemandirian dalam proses belajar,” ujar Helldy.
Helldy juga menjelaskan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka merupakan langkah strategis untuk memulihkan pembelajaran dan mengarah pada transformasi pendidikan yang lebih baik.
“Kurikulum ini memungkinkan guru untuk lebih mengenali potensi siswa dan mengaplikasikan pembelajaran berbasis proyek yang menyenangkan,” tambahnya.
Mengenai transisi dari PAUD ke SD, Helldy menyoroti pentingnya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang edukatif dan kreatif. “Proses transisi ini adalah fase krusial dalam perkembangan anak yang harus dipersiapkan dengan baik agar siap menghadapi lingkungan belajar yang baru,” jelas Helldy.
Sedangkan Ketua PGRI Kecamatan Purwakarta, Hawasi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 264 guru yang berada di Kecamatan Purwakarta. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kecamatan Purwakarta yang telah menyediakan tempat untuk pelaksanaan diklat ini,” kata Hawasi. ©